semoga bermanfaat bagi semua yang membacanya dan mengunjunginya......
Minggu, 06 Mei 2012
Tanda awal darah tinggi
Tanda-tanda Awal Orang Terkena Darah Tinggi
Jakarta, Hipertensi atau tekanan darah tinggi
seringkali tidak terdeteksi sejak awal dan baru diketahui ketika sudah
terkena penyakit lain. Untuk itu ketahui gejala awal apa yang muncul
jika memiliki hipertensi.
Berdasarkan data dari Riskesdas 2007
diketahui sekitar 35,7 persen orang Indonesia memiliki masalah
hipertensi. Dan tahun 2011 ini hipertensi menjadi penyebab kematian
ketiga di Indonesia setelah stroke dan tuberculosis.
"Hipertensi
bisa menyerang semua, baik laki-laki atau perempuan semua bisa kena, dan
tekanan darah tinggi ini efeknya bisa dari kepala sampai mata kaki,"
ujar dr Rudi Putranto, SpPD dalam acara seminar 'Jangan biarkan hidupmu
gelap karena glaukoma' di RS Mata AINI, Jakarta, seperti ditulis Senin
(7/5/2012).
dr Rudi menuturkan hipertensi adalah kondisi medis
dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis atau bisa juga
mendadak. Sekitar 90 persen hipertensi tidak diketahui penyebabnya dan
10 persen akibat kondisi lain seperti jantung, diabetes, ginjal atau
lingkungan.
Secara umum orang dengan hipertensi terlihat sejat
dan sebagian besar tidak menimbulkan gejala. Tapi ada pula gejala awal
yang mungkin timbul dari hipertensi yaitu: 1. Sakit kepala 2. Perdarahan dari hidung 3. Pusing 4. Wajah kemerahan 5. Kelelahan
Sedangkan
untuk gejala yang timbul dari hipertensi berat atau menahun biasanya
meliputi sakit kepala, kelelahan, mual muntah, sesak napas, gelisah,
pandangan menjadi kabur jika terjadi kerusakan pada otak, mata, jantung
dan ginjal, serta penurunan kesadaran dan koma karena terjadi
pembengkakan otak.
"Biasanya selain melakukan pemeriksaan tensi
juga tes darah untuk melihat apakah sudah ada kerusakan di organ lain
atau tidak," ujar dr Rudi.
dr Rudi menjelaskan jika hipertensi ini tidak ditangani dengan baik, maka efeknya bisa kemana-mana seperti: 1. Jantung bertambah besar 2. Aliran darah terganggu yang bisa mengakibatkan serangan jantung gagal ginjal 3. Jika ke otak bisa menyebabkan stroke, pembuluh darah tersumbat atau pecah 4. Gangguan pembuluh darah mata yang bisa mengakibatkan kebutaan
"Tekanan
darah dipengaruhi oleh detak jantung, jadi jantung dan pembuluh darah
harus dijaga agar tekanannya tetap baik," ungkapnya.
dr Rudi
mengungkapkan penanganan untuk hipertensi ini tidak selalu berupa
obat-obatan atai farmakologi, karena bisa juga diatasi dengan
memodifikasi gaya hidup yaitu: 1. Penurunan berat badan hingga mencapai ideal 2. Memperbaiki pola makan, memperbanyak serat dan mengurangi atau menghindari fast food 3. Diet rendah sodium atau garam 4. Melakukan aktifitas fisik secara teratur 5. Tidak minum alkohol dan berhenti merokok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar